



Mari kita buat asumsi ini. Jika tekanan air 20psi dan daya tahan tangki air yang baru dipasang adalah 30psi, tangki air akan aman, setuju ? Tetapi bagaimana jika daya tahan tangki air berkurang 2 setiap tahunnya? Pada tahun ke-3 daya tahan tangki air akan menjadi 24psi. Akibatnya, tangki air akan rusak atau pecah. Sayangnya ini adalah kenyataan teknis yang banyak terjadi di lapangan, terutama di Indonesia.
ATM TANK FRP mengikuti standar internasional (SS245 Singapura / KS4811 Korea) beberapa kali lipat dari spesifikasi tekanan tangki air. Contoh kami memasang dengan kekuatan daya tahan tekanan di angka 100 dan mempertahankan kekuatan pada angka 75 setelah 15 tahun terpasang, meskipun menurut kebutuhan daya tahan hanya dibutuhkan di angka 25 tekanan air. Lebih lanjut, kami memiliki konsep dan standar metode pengujian yang digunakan untuk desain ini. Kami memakai metode pengujian FEM (Finite Element Method) dan konsep SAFETY FACTOR.


Pada sertifikat untuk industri pangan yang terkait dengan makanan atau minuman seperti HACCP(Hazard Analysis and Critical Control Points) ada pasal-pasal tentang cara penggunaan Tangki sesuai standar. Menurut sertifikat HACCP, tangki yang akan digunakan harus berbahan SMC atau STS (Stainless Steel) bukan tangki air fiberglass biasa. Kenapa industri pangan suka menggunakan ATM TANK FRP dikarenkan permukaan panel bersih luar dalam tanpa perlu coating, seperti tangki Stainless Steel, dan menggunakan bahan STS untuk kekuatan struktur DALAM TANGKI. Tetapi harganya lebih murah daripada tangki STS. Intinya ATM TANK FRP sudah mendapat sertifikat FOOD GRADE.

Pemasangan atau Instalasi tangki air FRP ATM Tank sangatlah cepat, karena kami memakai metode konstruksi dimana bahan penyegelan ditempatkan diantara panel dan baut, dan tidak ada pekerjaan tambahan lain lagi setelah proses bolting atau memasang baut. Dengan metode ini maka margin of error menjadi semakin kecil selama proses instalasi.
Dibandingkan dengan proses instalasi tangki air FRP Lokal yang murni dengan hanya bolting (tanpa tulang luar), kemudian dilanjutkan proses coating keseluruhan dari dalam tangki. Proses ini memakan waktu yang sangat lama, dan kemungkinan kebocoran sangat tergantung dari keterampilan pekerja. Selengkapnya...

Tangki air SMC kami fleksibel, bisa dipindahkan dan dipasang kembali sesuai kebutuhan sedangkan tangki air FRP lokal tidak bisa. Hal ini karena metode konstruksi tangki SMC adalah metode bolting dan menggunakan bahan penyegel (sealant). Tangki SMC kami dapat dipindahkan ke mana saja dan dipasang kembali hanya dengan mengganti bahan penyegel setelah dilepaskan.
Di sisi lain, tangki FRP lokal perlu dibongkar jika ingin dipindahkan, terlebih karena semua bagian sudah dilapis dengan Fiberglass secara keseluruhan sehingga panel harus dipotong, dan panel yang dipotong tidak dapat digunakan kembali. Selengkapnya...